7 Cara Menabung yang Benar Agar Efektif dan Tercapai

 

Sekilas, menabung adalah hal yang mudah dilakukan karena “hanya” menyimpan uang. Tapi faktanya, tidak semua orang bisa menabung meski punya penghasilan besar sekalipun karena berbagai faktor dan alasan. Mulai dari belum mahir mengatur keuangan, sulit menahan godaan, hingga kurangnya motivasi. 

 

Meski tidak mudah, menabung tetap harus dilakukan dan dilatih dari sekarang demi kebaikan masa depan. Sebab, meski jumlahnya sedikit, tabungan akan sangat bermanfaat, apalagi di masa-masa mendesak. Nah, untuk bisa menabung dengan menyenangkan, “nggak berasa”, efektif, dan bisa tercapai, kamu bisa menerapkan 7 cara berikut ini secara konsisten. 

 

Buat rencana tabungan yang jelas, bisa dicapai, dan realistis

 

Untuk bisa menggerakkan diri agar mau disiplin menabung, kamu harus memiliki motivasi yang kuat. Motivasi ini bisa berbentuk rencana atau tujuan tabungan yang jelas serta realistis. Misalnya, dalam 6 bulan ke depan, kamu mau beli HP flagship keluaran terbaru yang harganya Rp 20 juta tanpa kredit. Atau, dalam 1 tahun ke depan, kamu mau bisa DP rumah sendiri untuk KPR. 

 

Dengan adanya tujuan dan motivasi menabung yang realistis, kamu akan terdorong untuk memenuhi tujuan tersebut. Hanya dengan membayangkan ending atau tujuan tercapainya saja, mungkin bisa menambah semangatmu dalam menabung sekaligus menyingkirkan segala godaan yang menghadang. 

 

Sisihkan tabungan di awal, bukan di akhir

 

Jangan tunggu uang sisa untuk menabung. Kunci alokasi dana untuk tabungan di awal, sesaat baru menerima gaji. Langsung alihkan dana tersebut ke rekening untuk tabungan yang tidak bisa diotak-atik atau digunakan. Misalnya dengan meniadakan internet banking atau bahkan ATM. Anggaplah menabung sebagai “uang hilang” atau “pengeluaran” yang tidak akan kembali lagi pasca dikeluarkan. Dengan begitu, kamu tidak akan mengingat-ngingat atau tergoda untuk menggunakannya. 

 

Siapkan rekening terpisah dengan sistem autodebet

 

Untuk menabung yang lebih maksimal, kamu juga bisa membuat sebuah rekening terpisah hanya untuk tabungan. Bahkan kamu bisa juga menerapkan sistem autodebet dari rekening utama ke rekening tabungan khusus setiap tanggal gajian. Dengan begitu, kamu nggak perlu repot-repot lagi menyisakan uang ata memisahkannya ke rekening tabungan. Autodebet juga bisa membuat rencana menabung tidak terganggugugat dan terhalang aneka godaan. 

 

Pilih tabungan berjangka dengan bunga yang oke

 

Motivasi menabung juga bisa kamu jumpai dengan pilihan layanan tabungan berjangka yang punya tingkat suku bunga oke. Bukan hanya “dipaksa” menabung dalam periode waktu yang lama, dengan menggunakan tabungan berjangka, kamu juga akan menerima bunga sesuai yang disepakati di awal. Keuntungan lainnya, jika tabunganmu diambil sebelum jatuh tempo yang ditentukan, maka kamu wajib membayar denda. Harus pikir-pikir lagi deh kalau mau bongkar tabungan!

 

Minimalisasi pengambilan pinjaman atau cicilan

 

Supaya alokasi dana untuk tabungan bisa lebih besar, kamu bisa memangkas pengeluaran atau alokasi dana untuk keperluan lain. Salah satu yang paling memungkinkan biasanya adalah pinjaman atau cicilan. Untuk sementara, minimalisasilah pengambilan pinjaman atau cicilan baru agar niat menabung bisa terwujud. Sementara itu, jika masih ada cicilan atau pinjaman tersisa, sambil menabung kamu juga bisa fokus melunasinya agar beban keuangan bisa semakin ringan. 

 

Kalau pun harus ambil cicilan atau pinjaman tunai baru, pastikan kamu menggunakan layanan cicilan dan pinjaman tunai yang bunganya rendah. Bisa pinjam di kantor atau ke layanan pinjaman online seperti KrediFazz yang suku bunganya lebih rendah dibanding pinjaman sejenis, hanya 0,3% per hari atau maksimal 9% per bulan. Di mana rata-rata pinjaman online biasanya mematok bunga mulai 0,8% per hari atau mencapai 24% per bulan. Di KrediFazz, kamu bisa pinjam dana untuk kebutuhan mendesak mulai Rp 100 ribu sampai dengan Rp 3 juta dengan opsi tenor 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan. 

 

Jangan remehkan uang receh

 

Kadang-kadang, karena mengganggu bunyi gemerisiknya di kantong, atau malas menghitung uang kertas 2000-an, kita kerap abai pada uang receh. Padahal, kalau dikumpulkan, lama-lama uang receh bisa jadi banyak juga, lho. Dan yang pasti, uang receh pun berlaku & valid jika diserahkan ke teller untuk dimasukkan ke rekening. Jadi, mulai sekarang, jangan lagi remehkan uang receh, ya!

 

Beri reward untuk diri sendiri untuk setiap pencapaian tabungan

 

Agar lebih termotivasi untuk segera mencapai nominal tabungan yang diinginkan, kamu juga bisa sesekali memberi reward pada diri sendiri jika sudah mencapai waktu tertentu. Misalnya, kamu berhasil menabung tanpa jeda selama 3 bulan berturut-turut dari jangka waktu tabungan 1 tahun. Maka, kamu berhak atas makan enak di restoran favoritmu atau staycation. Dan begitu seterusnya. Alhasil, kamu juga bisa menikmati penghasilan sekaligus usahamu dalam berhemat dan menabung. 

 

Selamat mencoba, ya.