Cara Merawat Bayi Baru Lahir bagi Moms Baru

Botol Susu Terbaik  – Merawat bayi baru lahir memang susah-susah gampang. Tapi Moms tak perlu khawatir karena perawatan dasar bayi baru lahir dapat dipelajari. Yuk, simak bagaimana merawat hari-hari pertama Si Kecil di rumah.

Lahirnya Si Kecil tentu membahagiakan bagi Moms dan Dads sekeluarga. Sebagai orangtua baru, pastinya Moms ingin dapat merawat dengan baik. Meski begitu, merawat bayi baru lahir tidaklah segampang yang diduga. Akan tetapi, hal itu dapat dipelajari sehingga Moms terampil merawat Si Kecil. Berikut beberapa tips mengenai perawatan dasar bayi baru lahir bagi Moms baru.
Pastikan Si Kecil tidur terlentang

Umumnya, bayi baru lahir masih sering tidur. Bahkan, tidur bayi dalam sehari bila dihitung bisa total 20 jam. Memang variatif, kadang tidur bayi hanya beberapa puluh menit, ada pula yang sampai hitungan berjam-jam lamanya. Berikut hal yang perlu diperhatikan:

Perhatikan suhu ruangan kamar, tidak terlalu dingin atau panas. Suasana kamar yang sejuk membuat bayi merasa nyaman.
Pastikan kamar berventilasi cukup, memiliki sirkulasi udara bagus dan mendapat pencahayaan yang baik.
Pilih alas tidur bayi yang rata, namun tak terlalu lembut.
Hindari benda-benda yang bisa menutupi kepala Si Kecil.
Pastikan posisi tidur bayi terlentang untuk menghindari SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindrom kematian mendadak pada bayi yang salah penyebabnya adalah pernapasan yang terhalang .

Merawat tali pusat

Tidak jarang tali pusat tidak langsung terputus dari Si Kecil yang baru lahir. Sembari menunggu tali pusat lepas dengan sendirinya, Moms dan Dads harus merawat tali pusat dengan baik. Tali pusat harus dijaga kebersihannya karena bila tidak, bisa berisiko menjadi rumah kuman dan memicu infeksi pada Si Kecil.

Berikut hal yang perlu diperhatikan dalam merawat tali pusat:

Cuci tangan terlebih dahulu sebelum Moms merawat tali pusat Si Kecil.
Hindari mengoleskan sesuatu atau apapun pada tali pusat. Selain itu, tak perlu mengompres tali pusat dengan kain kasa yang mengandung cairan antiseptik.
Tali pusat tak perlu ditutup dengan kain kasa. Hindari pula tali pusat tertutup oleh popok maupun gurita.
Pastikan agar tali pusat tidak terkena cairan atau menjadi basah. Hindari juga tali pusat dari air pipis atau kotoran lunak Si Kecil.
Lekas cuci bersih bila tali pusat kotor. Gunakan air yang bersih dan sabun. Kemudian, Moms keringkan dengan kain bersih. Moms biarkan saja tali pusat ini terlepas sendiri. Biasanya tali pusat akan putus dengan sendirinya 7-14 hari setelah bayi lahir. Bila terdapat gejala infeksi, misalnya ada tanda kemerahan dan atau bengkak pada pusat atau area kulit di sekitarnya, muncul bau busuk dan tampak bernanah, segera berkonsultasi dengan dokter.