Panduan Trading Cryptocurrency yang Perlu Dicoba

Sebagai seorang pedagang atau trader cryptocurrency yang menantikan untuk hasilkan keuntungan yang berharga dari perdagangan koin, ada jebakan yang perlu Anda ketahui sebelumnya. Perdagangan cryptocurrency bisa memberi Anda penghasilan besar dalam hitungan menit, hari, serta minggu, tapi sayangnya, Anda dapat kehilangan semuanya yang sudah Anda investasikan dalam hitungan detik sebab hasil volatilitasnya. Sama seperti orang berubah menjadi multi-jutawan dalam perdagangan cryptocurrency semalam, orang kehilangan semua yang mereka investasikan dalam sekejap mata sebab volatilitas pasar yang tinggi. Bila Anda lakukan trading cryptocurrency cuman berdasarkan saran ahli, Anda kemungkinan kehilangan banyak uang. Tapi bila Anda ingin belajar serta dengarkan kiat-kiat ahli, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik mengenai permasalahan pasar.

Panduan Trading Cryptocurrency yang Perlu Dicoba

Pasar cryptocurrency bukan tempat tidur mawar. Trader sering gagal. Jangan menganggapnya sebagai bisnis yang bersifat win-win. Cuma karena Anda mendengar bahwa seseorang hasilkan $ 1 juta cuman dalam satu malam bukanlah alasan yang cukup buat Anda untuk menginvestasikan semuanya yang Anda punyai atau meminjam uang untuk melakukan investasi di cryptocurrency Lihat, pasar penuh dengan ketidakpastian serta untuk alasan itu, Anda mesti masukkan dana trading atau investasi cryptocurrency sebesar yang dapat dengan gampang Anda hitung sebagai kerugian, sesuatu yang bisa Anda tanggung, sesuatu yang tidak membuat keluarga atau pegawai Anda kelaparan. Oleh karena itu Anda mesti jeli dalam lakukan tradng, berikut ini ada beberapa panduan untuk melakukan trading yang betul!

1. Menganalisis Aspek Fundamental Cryptocurrency

Bila Anda lakukan analisis fundamental dari perusahaan IPO saham, yang Anda perhatikan ialah revenue, mengevaluasi kesehatan finansial dari laporan keuangan yang telah di audit. Tapi melakukan analisis fundamental dari perusahaan cryptocurrency ialah hal yang paling berbeda sebab tidak mempunyai laporan keuangan. Cryptocurrency ini sangatlah berbeda dengan perusahaan biasa, cryptocurrency ialah representasi dari value atau asset dalam suatu jaringan. Kelayakan investasinya biasanya (di fase awal) tidak berdasarkan revenue, tapi berdasarkan partisipasi komunitas (users, miners, developers).

Whitepaper dari coin tersebut “Problem yang disolve”. Tiap bisnis, baik cryptocurrency atau bisnis konvensional ada untuk memecahkan sebuah masalah serta meng-ekstrak value (=profit) dari aktifitas yang ada. Bila sebuah coin atau cryptocurrency pecahkan permasalahan besar serta penting (urgent) serta konsumen atau user siap membayar untuk itu, karena itu coin itu mempunyai kesempatan untuk tumbuh yang tinggi. Didalam whitepapernya, setiap coin akan menyebutkan alasan mengapa mereka dibikin serta masalah apa yang mereka coba untuk pecahkan.
Team dan advisor : Makin berpengalaman team founder serta advisor, karena itu dapat diasumsikan potensi perkembangan bisnis yang seakin baik. Founder serta advisor yang mempunyai partnership serta jaringan luas dapat membantu sebuah bisnis crypto untuk mengubah konsep bila konsep awalnya tidak berjalan dengan baik.
Rating ICO : Ada banyak website yang memberi rating untuk Initial Coin Offering berdasarkan beberapa faktor seperti potensi profit, resiko, tim, visi, produk dan lain-lain.

2. Lakukan Teknikal Analysis Cryptocurrency

Seluruh orang dapat lakukan trading bitcoin atau cryptocurrency yang lain serta memperoleh profit saat market sedang bullish, serta bisa juga loss saat market bearish. Profit serta loss dalam trading ialah hal yang tidak dapat di hindari. Tetapi ada banyak strategi yang perlu Anda tahu saat sebelum Anda betul-betul terjun ke market serta menganalisis bisnis model dari suatu koin, misalkan tren dari gerakan harga, level resistance serta suport, termasuk hal hal berkaitan.

Technical analysis sendiri mempunyai banyak parameter dimana parameter ini memiliki kekuatan serta kelemahan sendiri-sendiri, tapi penting buat Anda untuk batasi analisis Anda dengan memakai 2 atau 3 indikator saja sebab setiap indikator mempunyai trik sendiri-sendiri untuk menyampaikan kepada Anda dengan situasi analisis candle stick. 2 parameter ini umum dipakai oleh para trader yang mau memperoleh keuntungan dari cryptocurrency.

  • Parabolic SAR Indicator

Parameter ini sangatlah gampang dianalisa. SAR sendiri berarti “Stop And Reverse”. Saat Anda pilih memakai parameter teknikal ini, dashboard Anda akan terlihat seperti diatas. Satu hal utama yang perlu Anda fokuskan ialah titik titik di sekitar candle stick bar. Titik titik akan ada di bawah candle stick saat harga sedang naik Titik titik akan ada di atas candle stick saat harga sedang turun. Indikator SAR sangatlah baik dipakai saat Anda sedang menentukan tren, entry poin serta exit poin, serta trailing stop. Bila Anda ialah trader baru, parameter ini umumnya jadi pilihan yang cocok untuk Anda. Tapi lihat bahwa parameter ini berjalan bagus cuman bila ada suatu pattern di market. Tapi bila patternnya tidak nampak jelas, karena itu memakai parabolic SAR dapat hasilkan sinyal palsu yang hasilkan kerugian untuk Anda.

  • Bollinger Band Indicator

Parameter ini sangat umum untuk para trader serta banyak dipakai untuk mengkonfirmasi breakout, mengidentifikasi area suport dan resistance dan mengestimasi profit yang bisa didapat berdasarkan volatility dari market. Bollinger band sendiri ialah parameter yang ada di sekitar candle stick serta umumnya mempunyai 3 jenis band, yang pertama ialah middle band yang menunjukkan moving average. Yang ke dua ialah lower band yang menunjukkan apakah harga akan naik atau turun serta memprediksi apakah harganya akan turun. Parameter ini bukan hanya dipakai sendirian serta bekerja paling baik saat term jangka menengah dapat terlihat di middle band. Juga akan bekerja baik bila Anda mengkombinasikannya dengan relative strength index. Bollinger band mempunyai 2 taktik yang perlu Anda coba bila mau memakai parameter ini, yakni Bollinger Squeeze serta Bollinger Bounce.