Perhatikan Hal Berikut, Ini Dia Cara Memberi Makanan Untuk Anak Kucing

Anak kucing adalah hewan yang mungil dan menggemaskan, sekaligus  masih rentan terhadap penyakit. Dibtuhkan pemberian makanan yang tepat agar tumbuh kembangnya bisa pesat dan sempurna.

Namun sayang, kebanyakan orang sering kurang memperhatikan cara-cara yang tepat dalam memberi makanan untuk anak kucing. Hal ini tentu saja akan menggangu tumbuh kembangnya, bahkan banyak anak kucing yang akhirnya mati karena sakit ketika memakan makanan pertama mereka.  Lantas, bagaimana cara yang tepat dalam memberi makanan untuk anak kucing? Berikut ulasannya.

Pilih Makanan Basah

Anak kucing yng baru lahir mungkin akan masih menyusu pada induknya, jika ia mempunyai induk. Namun jika ia telah kehilangan induknya, Anda bisa menggantinya dengan susu bayi atau susu kucing sampai 4 minggu pertamanya.

Setelah empat minggu, cobalah secara bertahap dan sedikit demi sedikit, berikan ia makanan basah. Hal ini karena kucing membutuhkan air untuk tumbuh kembangnya. Makanan nbasah juga banyak direkomendasikan oleh para dokter hewan karena teksturnya yang lebih lembut dan banyak mengandung cairan yang dibutuhkan oleh anak kucing.

Jika ingin lebih praktis lagi, Anda bisa membuat makanan basahnya sendiri, dengan mencampurkan makanan kering dengan air atau susu, sehingga anak kucing dapat mengunyah makanan tersebut dengan baik.

Perhatikan Nutrisinya

Hal lain yang harus diperhatikan dalam memberi makanan untuk anak kucing adalah kandungan nutrisinya. Setidaknya perhatikan kandungan karbohidrat, vitamin, mineral dan protein yang ada di makanan tersebut.

Karena kucing merupakan hewan karnivora, jadi kandungan protein hewani dan karbohidrat serta nutrisi lainnya harus lebih banyak. Hal ini agar kucing punya daya tahan tubuh yang kuat dalam masa pertumbuhannya.

Selain itu, walau pertumbuhan kucing di usia 4 hingga 12 bulan cenderung melambat, namun tetap saja semua kandungan nutrisi tersebut penting untuk perkembangan tulang, otot srta organ lainnya dalam tubuh kucing.

Lakukan Bertahap

Jadi jelas seekor anak kucing tidak bisa serta merta langsung diberikan makanan sebagaimana kucing besar lainnnya. Anda jangan pernah menyamaratakan makanan kucing hanya karena ingin praktis dan berhemat.

Makanan untuk anak kucing yang baik bertujuan agar menjaga kesehatan kucing, agar tidak terserang kutu, dan kamu tidak perlu melakukan cara menghilangkan kutu kucing dengan mudah.

Tetap lakukan tahapan-tahapan yang tepat, mulai dari pemberian susu, lalu makanan basah. Kemudian makanan basah yang dicampur dengan makanan kering sebagai proses peralihan agar pencernaan kucing tidak terganggu. Tingkatkan perbandingannya sedikit demi sedikit selama kurun waktu 5 sampai 10 hari. Langkah ini diambil agar anak kucing Anda terhindar dari masalah penyakit pencernaan yang sering timbul pada kucing, seperti muntah, diare, dan lain-lain.

Selanjutnya baru Anda bisa memberi anak kucing dengan makanan kering. Pada tahapan ini, pastikan kucing telah benar-benar siap mencerna makanannya dengan baik. Di tahapan ini juga Anda bisa menyelangnya dengan memberi makanan mentah, seperti ikan mentah atau daging mentah.

Namun, pemberian makanan mentah pada anak kucing juga Anda harus benar-benar perhatikan cara memberikannya dan juga  resiko yang akan ditanggung dari makanan mentah tersebut. Pastikan untuk mengolah makanan mentahnya sendiri, agar lebih higienis dan kucing Anda tidak terkontaminasi oleh bakteri yang ada dalam makanan mentah tersebut.

Meski demikian Anda tak perlu khawatir jika anak kucing terkena penyakit. Anda bisa segera membawa kucing Anda ke klinik hewan atau memanggil dokter hewan untuk dilakukan pengobatan. Selain itu, pemberian rutin vitamin sejak dini juga dapat mencegah anak kucing terserang penyakit. Demikian tips memberi makanan untuk anak kucing, semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya.